The Journeys
Segera terbit, The Journeys.
Kumpulan cerita travelling dari 12 penulis.
More details soon...
Segera terbit, The Journeys.
Kumpulan cerita travelling dari 12 penulis.
More details soon...
Posted by
CIAO ITALIA!
at
7:59 AM
1 comments
TERSEDIA DI TOKO BUKU TERDEKAT
Situs, klik GagasMedia
Judul : Lupakan Palermo
Penulis : Gama Harjono & Adhitya Pattisahusiwa
ISBN : 979-780-442-9
Jumlah halaman : 404 halaman
Ukuran : 13 x 19 cm
Mencintai dia adalah hal paling mudah yang pernah aku lakukan seumur hidup. Bersama dia membuat waktu seolah berhenti seketika. Hanya ada aku, dia-dan cinta. Dia adalah kekasih, dia juga sahabat bagiku. Tak ada penjelasan pasti tentang bagaimana dia bisa menyelinap masuk, tinggal di sana-di tempat paling spesial di dalam hatiku.
Jadi, kurasa kau mengerti kenapa berpisah darinya adalah hal tersulit yang pernah aku lakukan. Merindukannya membuat waktu berjalan lambat sekali. Banyak yang ingin aku katakan-SMS tak mungkin cukup membendungnya. Dan waktu lebih kejam daripada dugaanku semula. Jarak dan keinginan bertemu disihirnya jadi rindu. Rindu disihirnya menjadi ragu.
Aku bukanlah laki-laki kuat. Di suatu masa, di antara hari-hari tanpa dirinya, aku melakukan sesuatu yang kelak akan kusesali seumur hidup. Hatiku mendua....
Posted by
CIAO ITALIA!
at
12:00 AM
2
comments
Baru-baru ini saya backpacking di Maroko. Di ujung utara benua Afrika, di antara rana Eropa dan warisan budaya Timur tengah, Maroko memberi saya kesempatan menyaksikan betapa agama memiliki peranan besar dalam kehidupan sehari-hari.
Tapi, mestikah kita mempengaruhi orang lain dengan kepercayaan kita?
Kolonel Ghedafi, pemimpin (sebagian orang menyebutnya diktator) Libia tengah berada di Italia. Biasalah, power talk, business lunches dan, tentu saja, jual-jual minyak.
Sang Kolonel berkumis ini terkenal party animal, gila pesta. Di kediaman duta besar Libia, Ghedafi mengundang 500 gadis Italia yang belia nan cantik. Tak punya rupa manis, lupakan bisa mendapat undangan.
Acara ramah tamah nan mewah ini ternyata diisi oleh presentasi Islam. Kepada 500 gadis cantik, Ghedafi memberi cenderamata Qoran sekaligus meminta gadis-gadis itu berpindah agama.
Terbayangkah jika kisah seperti ini terjadi sebaliknya? Presiden Prancis datang ke Indonesia misalnya, dan meminta perempuan Indonesia memeluk agama Katolik? Wah, penduduk RI pasti protes dan mencak-mencak, perang dingin dengan Malaysia bakal jadi cerita halaman belakang.
Posted by
CIAO ITALIA!
at
3:10 PM
2
comments
Pemilu Australia
Posted by
CIAO ITALIA!
at
12:31 PM
1 comments
defying fate, pursuing AMORE